Macam-macam Sholat Sunnah dan Tata Caranya

Sholat Sunnah

Macam-macam Sholat Sunnah

Sebagai seorang muslim kita wajib melaksanakan sholat, disamping melaksanakan sholat wajib kita juga dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunnah sebagai tambahan pahala amal untuk diakirat.

Shalat adalah ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh umat islam. Ibadah sholat sangat diwajibkan bahkan ketika orang sedang sakitpun mereka juga diwajibkan untuk melaksanakan shalat. Sholat juga merupakan rukun islam yang ke dua setelah syahadat, oleh karena itu jika seseorang meninggalkan sholat maka akan mendapatkan siksaan dari Allah Swt.

Macam macam shalat sunnah ada banyak sekali, niat dan tata cara pelaksanaanya pun juga berbeda-beda, ada yang dilaksanakan pada pagi hari ada juga yang dilaksanakan pada malam hari.

shalat sunnah rawatib


Sholat Sunnah

Sholat sunnah adalah sholat yang dianjurkan oleh Allah untuk dikerjakan namun tidak diwajibkan untuk melakukannya, pengertian sunnah adalah sesuatu yang jika dikerjakan mendapatkan pahala dan apabila ditinggalkan tidak mendapat dosa.

Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa melaksanakan sholat sunnah akan mendapatkan pahala dan apabila meninggalannya tidak akan mendapatkan dosa.

Meskipun Sholat Sunnah tidak diwajibkan (boleh dikerjakan atau tidak) tetapi sebaiknya kita melakukaan nya karena manfaat sholat sunnah sangatlah besar terutama untuk menambah pahala kita diakhirat kelak sebagai pendamping pahala sholat wajib.

Hukum Shalat Sunnah

Adapun Hukum melaksanakan Sholat sunnah ada 2 macam, yaitu sunnah muakkad dan sunnah ghairu muakkad.

1. Shalat Sunnah Muakkad

Muakkad artinya di anjurkan atau di utamakan, sunnah muakkad adalah ibadah sunnah yang bersifat sanngat dianjurkan oleh Allah untuk dikerjakan. Adapun sholat sunnah muakkad adalah sholat sunnah yang sangat di utamakan dan dianjurkan untuk di kerjakan oleh umat islam.

Adapun contoh sholat sunnah muakkad adalah sholat tarawih , sholat idul fitri dan masih bayak lagi.

Baca Juga: Macam-Macam Sholat Sunnah Muakkad

2. Shalat Sunnah Ghairu Muakkad

Ghairu Muakkad adalah ibadah sunnah yang tidak begitu dianjurkan untuk dikerjakan. Adapun Shalat Sunnah Ghairu muakkad adalah sholat sunnah yang tidak begitu ditekankan untuk di kerjakan , akan tetapi jika dikerjakan juga mendapatkan pahala.

Apasih alasan tidak dianjurkannya Shalat Sunnah Ghairu muakkad? alasannya adalah supaya tidak memberatkan umat islam dalam menjalakan ibadah.

Contoh Shalat Sunnah Ghairu muakkad adalah  Sholat Tahajud, Sholat Dhuha dan lainya.

Baca Juga: Macam-Macam Sholat Sunnah Ghairu Muakkad

Sholat Dhuha

Sholat dhuha adalah sholat sunah yang dikerjakan setelah terbit matahari sampai menjelang waktu zuhur. Waktu mengerjakan sholat dhuha yaitu sekitar pukul 07.00 sampai pukul 11.30. Waktu yang tepat untuk sholat dhuha adalah diwaktu seperempat siang (diakhir waktu) atau sekitar pukul 09.00.

Manfaat dari sholat dhuha sangat banyak sekali, salah satunya adalah sholat dhuha untuk melunasi hutang bagi kalian yang memiliki banyak hutang sebaiknya selalu melaksanakan sholat duha agar dimudahkan dalam membayar hutang dan dimudahkan rizkinya.

Jumlah Maksimal Rakaat sholat dhuha adalah 12 rakaat , adapun tata cara sholat dhuha yaitu dengan cara 2 rakaat salam 2 rakat salam.

Niat sholat dhuha dan artinya

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatadh dhuhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat sunah dhuha dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Baca Juga: Tata cara sholat dhuha lengkap

Sholat Tahajud

Pengertian Sholat Tahajud

Sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada saat malam hari yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena pelaksanaanya dilakukan ketika orang lain sedang terlelap dalam tidurnya, dan seseorang berdiri dari tidurnya atau disebut qiyamul lail untuk melaksanakan shalat malam dan beribadah kepada Allah SWT dengan keadaan tenang dan tentram.

Rakaat Sholat Tahajud

Adapun jumlah rakaat sholat tahajud minimal dikerjakan 2 rakaat, adapun batasan untuk jumlah rakaat shalat tahajud tidak ada batasanya selagi seseorang yang bersangkutan mampu untuk melaksanakan sholat tahajud.

Tata Cara Sholat Tahajud

Untuk cara mengerjakan sholat tahajud yaitu seperti sholat pada umumnya, dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam dan dilakukan dengan setiap 2 rakaat salam. Adapun Bacaan sholat tahajud adalah: Surat al-fatikah kemudian membaca surat-surat pendek yang kamu hafal disetiap rakaatnya.

Waktu Sholat Tahajud

Shalat tahajud dikerjakan pada malam hari, untuk jam waktu sholat tahajud ada 3 bagian yaitu:
  • Sepertiga pertama : pukul 19.00 – 22.00 (utama)
  • Sepertiga kedua : pukul 22.00 – 01.00 (lebih utama)
  • Sepertiga ketiga : pukul 1 malam sampai masuk waktu subuh (waktu yang paling utama).

Apakah sholat tahajud harus tidur terlebih dahulu? Jawabannya tidak tetapi lebih afdholnya sholat tahajud dikerjakan setelah bagun tidur sebelum fajar datang. Oleh karena itu, bagi kalian yang khawatir tidak bisa bangun malam kalian boleh kok melaksanakan tahajud tanpa tidur loh.

Niat Sholat Tahajud

اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

"Ushallii sunnatan tahajjudi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'alla."

Artinya: "Saya niat sholat sunat tahajud 2 rakaat, dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala."

Doa Setelah Tahajud

اَللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ
اَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tahajud Lengkap

Sholat Hajat

Pengertian Sholat Hajat

Sholat hajat adalah shalat sunnah yang kerjakan ketika seseorang memiliki suatu keinginan (hajat) baik urusan dunia maupun akhirat.

Rasulullah Saw bersabda:
Dari Abdillah bin Aufa r.a telah berkata bahwa rasulullah Saw bersabda: barang siapa yang mempunyai kebutuhan (hajat), baik kepada allah maupun kepada salah satu dari anak adam, maka berwudhulah dengan baik kemudian sholat dua rakaat.

Manfaat sholat hajat banyak sekali teman-teman salah satunya adalah untuk mendongkrak kita dalam menggapai sebuah keinginan agar cepat tercapai.

Waktu Sholat Hajat

Adapun waktu sholat hajat adalah terserah kalian artinya boleh siang atau malam, akan tetapi lebih afdhol dikerjakan ketika sepertiga malam terakhir.

Tata Cara Sholat Hajat

Untuk tata cara sholat hajat yaitu dilakukan seperti sholat wajib atau sunnah, yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam dan dilakukan dengan 2 raakat salam. jumlah rakaat sholat hajat hanya 2 rakaat saja.

  • Rakaat pertama: membaca fatihah kemudian membaca ayat kursi
  • Rakaat kedua: membaca fatihah kemudian membaca Surat Al-Baqarah ayat 284-286


Doa Sholat Hajat


لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ


Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn.


Artinya, “Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih.”

Baca Juga: Tata Cara dan Bacaan Sholat Hajat

Sholat Istikharah

Pengertian Shalat Istikharah

Shalat Istikharah adalah sholat untuk meminta petunjuk, Semumpama kalian sedang mengerjakan atau meilih sesuatu, tetapi ragu-ragu apakah itu baik atau buruk, maka disunnahkan sholat 2 rakaat seperti sabda nabi Saw.

Dari Jabir bin Abdullah, Nabi Saw. mengajar kami meminta petunjuk dalam beberapa hal yang penting. Beliau bersabda: Bila salah seorang diantara kamu menghendaki sesuatu pekerjaan maka hendaklah sholat dua rakaat, kemudian berdoa Allahumma.......dst. (HR. Bukhori).

Manfaat Shalat Istikharah salah satunya adalah untuk menentukan pilihan jodoh bagi kalian yang bingung antara memilih si A atau si B, dengan Shalat Istikharah Jodoh Allah akan memberikan petunjuk yang terbaik bagi kalian.

Waktu Shalat Istikharah

Adapun Waktu Yang Tepat Untuk Shalat Istikharah adalah sebelum tidur atau sepertiga malam. kalian juga bisa melakukannya setiap waktu kok selagi kalian sedang tidak sibuk dengan urusan dunia.

Tata Cara Sholat Istikhoroh

Sholat Istikharah dilaksanakan seperti sholat pada umumnya.
Bacaan Sholat Istikharah : rakaat pertama membaca al-fatikah kemudian membaca surah al-kafirun, untuk rakaat yang kedua membaca al-fatihah kemudian membaca surat al-ikhlas.

Niat Sholat Istikharah

Bacaan Niat Shalat Istikharah Arab

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Niat Shalat Istikharah latin

“Ushollii sunnatal istikhooroti rok’ataini lillaahi ta’aalaa”.

Arti Bacaan Niat Shalat Istikharah

“Saya berniat melaksanakan shalat sunnah istikharah 2 rakaat karena Allah Ta’ala.”

Doa Shalat Istikharah

Doa ini dibaca ketika setelah selesai sholat istikotoh / salam

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untuk ku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku.”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Sunnah Istikharah

Sholat Taubat

Pengertian Sholat Taubat

Sholat Taubat adalah sholat sunnah yang dikerjakan untuk memohon ampun kepada allah dengan sungguh-sungguh atau disebut dengan taubatan nasuhah.
Setiap hamba Allah pasti selalu melakukan kesalahan baik disengaja maupun tidak disengaja, jika seseorang melakukan kesalahan atau melanggar perintah allah maka dia harus memohon ampun kepada Allah bisa juga dengan cara sholat taubat. Jika seseorang melakukan kesalahan sesama manusia hendaklah ia meminta maaf, dikarenakan dosa dengan sesama itu berbeda dengan dosa kepada Allah.

Tata Cara Sholat Taubat

Adapun Cara Sholat Taubat yaitu tidak berbeda dengan sholat pada umumnya.
  • Rakaat pertama : Membaca al-Fatikah kemudian membaca ayat kursi
  • Rakaat kedua: Membaca al-Fatikah kemudian membaca Surah al-Ikhlas sebanyak 7x

Waktu Sholat Taubat

Waktu sholat taubat yang paling utama adalah ketika kalian menyadari bahwa ada kesalahan yang kalian ingat dan tidak ingin mengulanginya, sholat taubat juga baik dilaksanakan pada saat sepertiga malam terakhir.

Niat Sholat Taubat

Bacaan Niat Shalat Taubat Arab

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Niat Shalat Taubat latin

“Ushollii sunnatat taubati rok’ataini lillaahi ta’aalaa.”

Arti Bacaan Niat Shalat Taubat

“Saya berniat melakukan sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Doa Sholat Taubat

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Ya Allâh, Engkau adalah Rabbku, tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian untuk taat kepada-Mu dan janji balasan-Mu sesuai dengan kemampuanku.”

“Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”

Baca Juga: Cara Melakukan Sholat Taubat

Sholat Witir

Sebagi seorang muslim sitidaknya seseorag melaksnakan sholat sunnah disamping juga wajib mengerjakan sholat wajib, salah satu sholat sunnah yang di sukai oleh Allah Swt adalah Sholat witir, karena didalam rakaat sholat witir harus ganjil misalnya 1 rakaat, 3 rakaat dan seterusnya.

Apakah Sholat Tahajud harus dengan witir? Tidak, karena sifatnya bukan wajib akan tetapi lebih utama dika dikerjakan sejara bersamaan.

Pengertian Sholat Witir

Shalat Witir Adalah sholat sunnah yang dikerjakan dilakukan pada malam hari setelah sholat isya dan sebelum datangnya fajar, dengan rakkat ganjil. Sholat ini kadang juga sebagai pendamping dari sholat tarwih atau sholat tahajud.

Berbeda dengan sholat sunnah lainnya, Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk melaksanakan sholat witir dilakukan dengan jumlah rakaat yang ganjil, yaitu boleh satu rakaat saja, 3 rakaat, dan seterusnya sampai maksimal 11 rakaat. Anjuran untuk mengerjakan sholat witir dapat ditemukan di sejumlah hadis.

Apa manfaat sholat witir? adapun manfaat dari sholat witir sangat banyak sekali teman-teman salah satunya adalah untuk menyempurnakan sholat malam, Nabi Muhammad Saw. tidak pernah meninggalkan mengerjakan shloat witir dan sholat fajar (sebelum subuh), selain disukai oleh Allah ternyata sholat witir sering disebut sebagai sholat sunnah penyempurna sholat malam.

Tata Cara Solat Witir

Adapun tata cara shalat witir yaitu seperti mengerjakan sholat pada umumnya hanya saja sholat witir dikerjakan dengan rakaat ganjil. jika tidak dikerjakan namanya bukan sholat witir dong, hehe.
Bacaan sholat Witir 1 Rakaat : Membaca surah al-Fatikah kemudian membaca 3 surah terakhir dalam al-Quran yaitu Surah al-Ikhlas, an-Nas, dan al-Falaq.

Shalat Witir 3 Rakaat : dilakukan dengan cara 1 rakaat salam kemudian 2rakaat salam.
Rakaat pertama membaca surah al-Fatikah kemudian baca ayat kursi. Rakaat ke dua membaca surah al-Fatikah kemudian membaca 3 surah terakhir dalam al-Quran yaitu Surah al-Ikhlas, an-Nas, dan al-Falaq.

Niat Sholat Witir

Dikarenaka sholat witir dikerjakan dengan berbagai rokaat ganjil maka untuk niat sholatnya juga berbeda2 dong, dibawah ini adalah bacaan sholat witir.

Niat Sholat Witir 1 Rakaat

Bacaan Niat Sholat Witir Satu Rakaat Arab

أُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَةً للهِ تَعَالَى


Bacaan Niat Sholat Witir Satu Rakaat Latin

“Ushallii Sunnatal Witri Rak’atan Lillaahi Ta’alaa.”


Arti Bacaan Niat Sholat Witir Satu Rakaat

“Saya niat sholat sunnah Witir satu rakaat karena Allah ta’alaa”

Niat Shalat Witir 3 Rakaat

Adapun untuk Shalat Witir 3 Rakaat dikerjakan dengan cara 1 rakaat salam kemudian 2 rakaat salam, maka untuk niatnya 2 teman-teman yang satu rakaat niatnya ada ditas dan untuk yang 2 rakaat niatnya dibawah ini.

Bacaan Niat Sholat Witir Dua Rakaat Arab

أُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى


Bacaan Niat Sholat Witir Satu Rakaat Latin

“Ushallii Sunnatal Witri Rak’ataini Lillaahi Ta’alaa.”


Arti Bacaan Niat Sholat Witir dua Rakaat

“Sku niat sholat sunnah Witir dua rakaat karena Allah ta’alaa”

Doa Setelah Sholat Witir

Bacaan Doa Sholat Witir ada dibawah ini teman-teman.

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَا فِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَّامَ الْعَافِيَّةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَّةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَا مَنَا وَقِيَا مَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

"Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyu', ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang shalih, agama yang lurus, kebaikan yang banyak.kami mohon kepada-Muampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesaama manusia. 

Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyu'an, rendah diri dan ibadaha kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad s.a.w, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semestra alam.

Sholat Tasbih

Pengertian Sholat Tasbih

Sholat Tasbih adalah sholat sunnah yang mendukung beberapa faidah yang besar dan memiliki manfaat yang sangat luar biasa. Manfaat sholat tasbih diantaranya adalah bisa menghapus segala dosa-dosa yang kita lakukan.

Waktu sholat tasbih dapat dikerjakan pada waktu malam atau siang hari selagi ada waktu untuk memngingat kepada Allah Swt. Jumlahnya ada 4 rakaat.
  • Apabiala dikerjakan pada siang hari: empat rakaat satu salam/dua salam
  • Apabiala dikerjakan pada malam hari: empat rakaat dengan dua salam

Tata Cara Shalat Tasbih

Cara mengerjakan sholat tasbih dikerjakan seperti sholat empat rakaat rakaat pada umumnya, untuk bacaannya ada dibawah ini.
  • Rokaat pertama: Membaca al-Fatikahah dan surah at-takasur
  • Rokaat kedua: Membaca al-Fatikahah dan surah al-Asyr
  • Rokaat ketiga: Membaca al-Fatikahah dan surah al-Kafirun
  • Rokaat keempat: Membaca al-Fatikahah dan surah al-Ikhlas
Setiap rakaat setelah membaca surah pendek kemudian membaca tasbih 15x, ruku dan tasbih 10x, iktidal dan tasbih 10x, sujud awal dan tasbih 10x, duduk diantara dua sujud dan tasbih 10x, sujud kedua dan tasbih 10x, kemudian duduk istirokhah (setelah sujud kedua) membaca tasbih 10x.
Jadi, pada waktu melaksanakan shalat tasbih jumlah seluruh bacaan tasbih adalah 300x bacaan tasbih.

Niat Sholat Tasbih

Bacaan Niat Sholat Tasbih Arab

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى

Bacaan Niat Sholat Tasbih Latin

"Ushalli sunnat tasbīhi arba‘a rak‘ātin lillāhi ta‘ālā."

Arti Bacaan Niat Sholat Sholat Tasbih

“saya menyengaja sholat sunnah tasbih empat rakaat karena Allah SWT.”

Doa Sholat Tasbih

اَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ تَوْفِيْقَ اَهْلِ الهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِ اليَقِيْنِ وَمُنَاصَحَةَ اَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَوَجَلَ اَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ اَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ اَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ اَهْلِ اْلعِلْمِ حَتَّى نَخَافَـكَ
اَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ مَخَافَةَ تُحْجِزُنَا عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى نَعْمَلَ بِطَاعَتِـكَ سُبْحَانَ خَالِقَ النُّوْرُ والصَلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَي اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ والحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ


Allahumma inni as’aluka taufiqa ahlil huda, wa a‘mala ahlil yaqin, wa munashahata ahlit taubah, wa ‘azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta‘abbuda ahlil wara‘i, wa ‘irfana ahlil ‘ilmi hatta akhafak.

Allahumma inni as’aluka makhafatan tahjizuni ‘an ma‘ashika hatta a‘mala bi tha‘atika ‘amalan astahiqqu bihi ridhaka wa hatta unashihaka bit taubah, khaufan minka hatta akhlusha lakan nashihata haya’an minka wa hatta atawakkala ‘alaika fil ’umûri kulliha wa hatta akuna ’uhsinuz zhanna bika, subhana khaliqin nur. washalatu wassau ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa alihi washahbihi ajma’aana walhamdu lillahi rabbil ‘alamiina.


Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada Engkau bantuan (berbuat baik) kerana anda memberikan arahan itu, perbuatan-perbuatan yang dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai keyakinan yang tinggi, memberi kaunseling kepada ahli manusia taubat, kesediaan orang kuat sendiri kesabaran pakar, keikhlasan mereka yang sentiasa takut (kepadamu), permintaan orang-orang yang sentiasa cinta (kepada kamu), orang ibadat yang merupakan anggota menjauhkan diri dari perkara subhat, pengetahuan yang mahir dalam seni (agama) supaya aku takut kepadamu. 

Ya Allah, aku memohon kepada Engkau takut menjaga saya daripada melakukan maksiat kepada anda, supaya taat kepada-Mu yang boleh saya lakukan amal, yang aku boleh mencapai taubat ridloMu dan saya boleh membawa takut kepada-Mu, dan Engkau nasihat malu kumurnikan pada anda. Dan saya melepaskan segala urusan kepada-Mu kerana wujudnya prasangka baik kepada-Mu. Maha Suci Pencipta Cahaya".

Sholat Sunnah Rawatib

Shalat sunnah rawatib dibagi menjadi dua bagian yaitu sholat sunnah qobliyah (sebelum sholat wajib) dan holat sunnah bakdiyah (sesudah), ada juga yang muakkad dan ghairu muakkad. Sholat rawatib ini juga disebut dengan sholat yang mengiringi sholat wajib.

Pengertian Sholat Rawatib

Sholat Rawatib adalah sholat sunnah yang mengikuti sholat fardhu lima waktu, dikerjakan sebelum dan sesudahnya. Hukum sholat rawatib adalah sunnah muakkad dan ada yang ghairu muakkad.

12 rakaat shalat sunnah rawatib dihukumni sunnah muakkad yaitu 2 rakaat sebelum subuh, 2 atau 4 rakaat sebelum zuhur, 2 rakaat setelah zuhur, 2 rakaat setelah magrib, dan 2 rakaat setelah isya. Adapun sholat rawatib (bakdiyah maupun qobliyah) selain itu maka dihukumi sunnah ghairu mauakkad.

Tata Cara Sholat Rawatib

Adapun cara melaksanakan sholat rawatib atau tata cara sholat sunnah sebelum dan sesudah shalat wajib yaitu dikerjakan seperti sholat pada sunnah 2 rakaat pada umumnya, apabila kalian mengerjakan sholat rawatib 4 rakaat maka dilakukan dengan cara 2 rakaat salam.

Bacaan Sholat Rawatib adalah: Rakaat pertama membaca al-Fatikahah kemudian membaca surah pendek, untuk rakaat kedua membaca surat al-Fatikahah kemudain membaca surat pendek yang sudah hafal.

Macam-Macam Sholat Rawatib

Sholat Rawatib terbagi menjadi 2 macam yaitu sholat rawatib yang dilakukan sebelum sholat atau disebut dengan sunnah qobliyah dan ada juga sholat rawatib yang dikerjakan setelah sholat atau disebut sunnah bakdiyah, adapun hukum melakukan sholat rawatib ada 2 macam yaitu:

Sunnah Muakkad

Adapun sholat rawatib yang dihukumi sunnah muakkad ada 12 rakaat yaitu:
  • 2 rakaat sebelum subuh,
  • 2 atau 4 rakaat sebelum zuhur,
  • 2 rakaat setelah zuhur,
  • 2 rakaat setelah magrib, dan
  • 2 rakaat setelah isya.

Sunnah Ghairu Muakkad

Adapun sholat rawatib yang dihukumi sunnah ghairu muakkad ada 10 rakaat yaitu:
  • 2 rakaat setelah zuhur,
  • 4 rakaat sebelum asar,
  • 2 rakaat sebelum magrib, dan
  • 2 rakaat sebelum isya.

Niat Sholat Rawatib

Niat salat rawatib berbeda-beda dari niat rawatib subuh, zuhur, asar, magrib, maupun isya karena waktu pelaksanaannya berbeda-beda. Dibawah ini kami hanya menuliskan 2 niat sholat sunnah rawatib qobliyah dan bakdiyah saya, untuk bacan niat sholat rawatib lengakap kalian bisa mengunjungi artikel kami lainnya.

Baca Juga:
Niat Sholat Rawatib Lengkap
Panduan Shalat Sunnah Rawatib

Niat Sholat Rawatib Sebelum Salat Subuh Arab

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Niat Sholat Rawatib Sebelum Salat Subuh Latin

Usholli Sunnatash Subhi Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Arti Bacaan Niat Rawatib Sebelum Salat Subuh

"Saya berniat mengerjakan salat sunah sebelum subuh 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

Niat Salat Rawatib Sesudah Zuhur Arab

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Niat Salat Rawatib Sesudah Zuhur Latin

Ushalli Sunnatadh Dhuhri Rok’ataini Ba’diyah Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Arti Niat Salat Rawatib Sesudah Zuhur

"Saya berniat mengerjakan salat sunah sesudah zuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

Sholat Tarawih

Pada bulan suci ramadhan umat islam diwajibkan untuk melaksanakan puasa ramadhan karena termasuk rukun islam yang ke 4 setelah zakat, pada malam hari dibulan romadhon disunnahkan untuk melaksanakan sholat tarawih dan sholat witir.

Sholat tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang dilakukan pada waktu malam hari di setiap bulan ramadhan, Lebih tepatnya dilakukan setelah sholat isya sampai datangnya fajar. Keutamaan sholat tarawih banyak sekali salah satunya adalah pada malam pertama, daiangkatnay dosa-dosa orang mukmin yang mau melaksanakan sholat tarawaih, dan pada malam kedua diampuni dosa-dosa kedua orang tuanya jika keduanya beragama islam.

Tata Cara Shalat Tarawih

Tata cara shalat tarawih pada malam bulan romadhon dekerjakan sebayak 8 rakaat atau 20 rakaat (sesuai dengan mazhab yang diikutinya) kemudian diakhiri dengan sholat witir 3 rakaat. Adapun tata cara pelaksanaanya sama seperti sholat sunnah pada umumnya dengan cara 2 rakaat salam.

Bacaan Sholat Tarawih

  • Rakaat pertama membaca al-Fatikah kemudian membaca surah yang ada di al-Quran
  • Rakaat kedua membaca al-Fatikah kemudian membaca surat al-Ikhlas

Niat Sholat Tarawih Arab

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Niat Sholat Tarawih Latin

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Arti Niat Sholat Tarawih

"Saya niat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

Doa Sholat Tarawih

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allâhummaj‘alnâ bil îmâni kâmilîn. Wa lil farâidli muaddîn. Wa lish-shlâti hâfidhîn. Wa liz-zakâti fâ‘ilîn. Wa lima ‘indaka thâlibîn. Wa li ‘afwika râjîn. Wa bil-hudâ mutamassikîn. Wa ‘anil laghwi mu‘ridlîn. Wa fid-dunyâ zâhdîn. Wa fil ‘âkhirati râghibîn. Wa bil-qadlâ’I râdlîn. Wa lin na‘mâ’I syâkirîn. Wa ‘alal balâ’i shâbirîn. Wa tahta liwâ’i muhammadin shallallâhu ‘alaihi wasallam yaumal qiyâmati sâ’irîna wa alal haudli wâridîn. Wa ilal jannati dâkhilîn. Wa minan nâri nâjîn. Wa 'alâ sariirl karâmati qâ'idîn.

Wa bi hûrun 'in mutazawwijîn. Wa min sundusin wa istabraqîn wadîbâjin mutalabbisîn. Wa min tha‘âmil jannati âkilîn. Wa min labanin wa ‘asalin mushaffan syâribîn. Bi akwâbin wa abârîqa wa ka‘sin min ma‘în. Ma‘al ladzîna an‘amta ‘alaihim minan nabiyyîna wash shiddîqîna wasy syuhadâ’i wash shâlihîna wa hasuna ulâ’ika rafîqan. Dâlikal fadl-lu minallâhi wa kafâ billâhi ‘alîman. Allâhummaj‘alnâ fî hâdzihil lailatisy syahrisy syarîfail mubârakah minas su‘adâ’il maqbûlîn. Wa lâ taj‘alnâ minal asyqiyâ’il mardûdîn. Wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin wa âlihi wa shahbihi ajma‘în. Birahmatika yâ arhamar râhimîn wal hamdulillâhi rabbil ‘âlamîn.

Sholat Gerhana

Fenomena terjadinya gerhana sering terjadi walaupun tidak setiap bulan, akan tetapi islam mengajarkan untuk melaksanakan sholat gerhana baik gerhana bulan maupun gerhana matahari tujuannya agar tetap bersyukur kepada Allah pada setiap keadaan.

Pengertian Sholat Gerhana

Sholat gerhana adalah sholat sunnah yang dilaksanakan pada saat terjadinya gerhana matahari atau gerhana bulan dan dilaksanakan secara berjamaah.

Sejarah sholat gerhana adalah pada masa Rasulullah Saw terjadi Wafatnya Ibrahim (putra nabi Saw) dibarengi dengan terjadinya gerhana matahari total di Madinah. Warga Madinah heboh karena kejadian seperti ini sangatlah langka. Ada sebagian dari mereka menghubungkan kejadian ini dengan wafatnya putra Rasulullah Saw.Pada saat warga madinah menghubungkan dua kejadian ini kemudaian rasulullah berkhutbah. Dari Aisyah R.A diriwayatkan oleh Imam Bukhori Rasulullah Saw bersabda yang intinya adalah terjadinya gerhana matahari dan bulan adalah kekuasaan Allah Swt.

Gelapnya matahari atau bulan sama sekali tidak ada hubungannya dengan kematian seseorang, peringatan ini juga ditabahi dengan perintah untuk berdoa, bertakbir, melaksanakan sholat dan bersedekah saat gerhana terjadi.

Tata Cara Shalat Gerhana Bulan

  • Niat ketika takbiratul ihram.
  • Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil dibarengi dengan niat di dalam hati.
  • membacaaca taawuz dan Surat Al Fatihah. Kemudian baca Surat Al Baqarah dibaca dengan jahar (lantang).
  • Rukuk kemudian membaca tasbih selama membaca 100 ayat Surat Al Baqarah.
  • Itidal, bukan membaca doa itidal, akan tetapi membaca Surat Al Fatihah. Kemudian ibaca Surat Ali Imran.
  • Rukuk Kemudian membaca tasbih selama membaca 80 ayat Surat Al Baqarah.
  • Itidal. Kemudian membaca doa itidal.
  • Sujud kemudian membaca tasbih selama rukuk pertama.
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua dengan membaca tasbih selama rukuk kedua.
  • Duduk istirahat (duduk sejenak sebelum berdiri untuk mengerjakan rakaat kedua)
  • Bangkit dari duduk, kemudian mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Hanya saja bedanya, pada rakaat kedua pada saat berdiri pertama dianjurkan membaca surat An Nisa. Sedangkan pada saat berdiri kedua dianjurkan membaca Surat Al-Maidah.
  • Salam.
  • Setelah shalat disunahkan untuk berkhotbah.

Niat Sholat Gerhana Bulan

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat sholat sunnah gerhana bulan menjadi imam/makmum karena Allah taala"

Niat Shalat Gerhana Matahari

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى


Artinya: "Saya niat sholat sunnah gerhana matahari menjadi imam/makmum karena Allah taala"

Tata Cara Shalat Gerhana Matahari

  1. Niat di dalam hati pada saat takbiratul ihram sebagai imam atau makmum.
  2. Mengucapkan takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
  3. Baca ta‘awudz,kemudian membaca Surat Al-Fatihah, dan membaca surat dalam Al-Qur’an.
  4. Rukuk.
  5. Itidal.
  6. Membaca ta‘awudz, kemudian Surat Al-Fatihah, dan membaca surat dalam Al-Qur’an.
  7. Rukuk kedua.
  8. Itidal yang kedua dan membaca doa i'tidal.
  9. Sujud yang pertama.
  10. Duduk di antara dua sujud.
  11. Sujud kedua.
  12. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum berdiri untuk mengerjakan rakaat kedua.
  13. Berdiri dari duduk, kemudian mengerjakan rakaat yang kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Durasi waktu pengerjaan rakaat kedua lebih pendek daripada pengerjaan rakaat pertama.
  14. Setelah sujud kedua pada rakaat kedua,kemudian duduk tasyahud untuk membaca tasyahud akhir.
  15. Salam.
  16. Istighfar dan doa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori Pengetahuan Menurut Para Ahli Filsuf

Sejarah Singkat Masjid Istiqlal Jakarta

Zakat Profesi atau Zakat Penghasilan | Pengertian Lengkap